Advertise

 
Minggu, 18 Maret 2012

Hal yang Diperhatikan Wanita tentang Pria pada Pandangan Pertama

0 komentar
1. Senyuman. Wanita menyukai pria yang memiliki senyuman manis.

2. Fisik. Terutama tinggi badan, lengan, dan tangan.

3. Bau badan. Bau badan sangat penting bagi kebanyakan wanita. Seorang pria perlu memiliki badan yang wangi. Tidak perlu sampai memakai parfum mahal yang penting bersih dan segar.

4. Cara berpakaian. Perbedaan zaman dan umur (remaja atau dewasa) sangat mempengaruhi selera wanita terhadap cara berpakaian. Tetapi umumnya wanita menyukai pria yang berpakaian bersih.

5. Gaya rambut dan aksesoris kepala. Seperti cara berpakaian, perbedaan zaman dan umur juga mempengaruhi dua hal ini. Tetapi yang pasti, wanita tidak akan menyukai pria yang memiliki rambut yang bau, kusam, dan berketombe.

6. Sikap tubuh. Sikap tubuh saat berjalan, duduk, ataupun makan sangat diperhatikan oleh wanita. Pria yang memiliki sikap tubuh yang tegap akan tampak seperti orang yang percaya diri di mata wanita.

7. Cara berbicara. Singkat saja, wanita umumnya tidak menyukai pria yang suka berbicara kasar dan kotor.

8. Warna kulit. Lagi, selera terhadap warna kulit cenderung bervariasi. Orang barat cenderung menyukai warna sawo matang. Tetapi orang asia cenderung menyukai kulit putih.

9. Mata. Tatapan mata yang tajam dapat membuat wanita bertekuk lutut.

10. Kelakuan. Beberapa wanita menyukai pria yang agresif tetapi yang lain menyukai pria yang lebih tenang dan cool. Biasanya wanita menganggap penting hal ini saat perjumpaan dan kesan pertama.
Read more...

Mengapa Wanita Suka Bergosip

0 komentar
Kamu harus tahu juga bahwa pria juga suka bergosip, yang membedakan adalah apa yang dibicarakan saat bergosip. Jika pria biasanya bergosip tentang politik, pekerjaan, olahraga maka hampir sebagian wanita bergosip tentang hubungannya dengan orang lain, masalah cinta, pacarnya, atau orang-orang yang membuat ia kesal. Wanita memiliki kecenderungan untuk berbicara banyak saat bergosip dan seringkali membicarakan keburukan orang lain. Mungkin itulah alasan mengapa ada serial TV yang bertajuk Gossip Girl tetapi tidak ada Gossip Boy or Gosip Guy. Berikut ini adalah 8 fakta mengapa wanita suka bergosip:

1. Bergosip mengurangi stress
Gosip membantu untuk mengurangi tingkat stress wanita karena bagi wanita berbicara dengan orang lain adalah sesuatu yang fun layaknya seperti pria yang suka bermain games.

2. Bergosip merupakan cara mereka untuk mencari teman
Gosip membuat wanita mudah akrab dengan temannya. Ketika mereka tidak memiliki topik untuk dibicarakan, maka pilihan mereka akan jatuh pada gosip. Pembicaraan mengenai orang lain tidak akan pernah habis sehingga gosip akan membantu pembicaraan untuk terus mengalir.

3. Bergosip merupakan guilty pleasure
Wanita tahu bahwa membicarakan keburukan orang lain merupakan hal yang tidak benar. Namun mereka tetap melakukannya karena bergosip memiliki sensasi yang disebut perasaan bersalah yang menyenangkan (guilty pleasure). Seperti kita makan fast food saat kita tahu bahwa kita sedang diet.

4. Dengan bergosip wanita ingin membuat sebuah ikatan
Ketika wanita menceritakan suatu rahasia, maka ia percaya terhadap orang itu dan berharap temannya itu tidak menceritakannya pada orang lain. Ia baru saja membuat ikatan yang berlandaskan atas rasa percaya.

5. Bergosip untuk mencurahkan perasaannya
Dengan bergosip, wanita mencurahkan segala sesuatunya kepada temannya. Jika wanita sedang iri, marah, bingung maka ia sering mencurahkan perasaan kepada temannya lewat gosip.

6. Bergosip membuat wanita merasa lebih superior
Wanita yang bergosip dengan membicarakan keburukan orang lain adalah wanita yang ingin merasa lebih superior dan lebih hebat daripada orang yang dijadikan bahan gosip itu.

7. Bergosip untuk mencari kebenaran
Ketika wanita bingung atau curiga terhadap seseorang, maka ia akan bercerita terhadap teman-temannya untuk menanyakan pendapat mereka. “Aku merasa pacarku sedang dekat dengan wanita lain, apakah ia selingkuh?"

8. Wanita berbicara lebih banyak daripada pria
Menurut penelitian, wanita 3x lebih banyak berbicara daripada pria. Maka, mereka juga akan bergosip lebih banyak daripada pria.
Read more...
Sabtu, 17 Maret 2012

Tips Perkenalkan Hewan Peliharaan ke Anak

0 komentar
Memelihara hewan seperti anjing dan kucing bisa mengurangi stres. Namun saat membawanya pulang, Anda harus bisa menyesuaikannya dengan anggota keluarga lainnya termasuk anak-anak.

Menurut dokter hewan Dr. Brent Mayabb, Manager of Education and Development di Royal Canin USA, orang tua bisa membantu hewan peliharaan memudahkan transisi dengan langkah sederhana agar tumbuh dan berkembang sehat di lingkungan keluarga.

Berikut ini beberapa tips agar hewan peliharaan mudah beradaptasi dengan anak-anak dan keluarga seperti dilansir womenlifestyle.com:

1. Sosialisasi

Sosialisasi menjadi awal penting bagi hewan peliharaan. Cobalah untuk memperkenalkan anjing atau kucing ke 10 sampai 20 orang dan hewan peliharaan di sekitar rumah. Langkah ini akan membantu mereka menyesuaikan diri dengan berbagai ukuran dan temperamen anjing, kucing dan manusia. Jika hewan peliharaan menunjukkan tanda agresif, bawa mereka keluar dari situasi tersebut dan coba lagi dengan kelompok dan lingkungan lebih kecil dan berbeda.

2. Berolahraga sebelum tidur

Ajak hewan peliharaan untuk sesi pelatihan cepat atau bermain sebelum malam tiba. Ketika malam tiba mereka pun akan beristirahat dengan tenang.

3. Perhatikan pola makan

Siapkan nutrisi cukup bagi hewan peliharaan yang membantu menyediakan energi untuk pertumbuhan dan pengembangan kerangka sehat. Untuk informasi lanjut mengenai nutrisi anjing dari segala usia, kunjungi www.royalcanin.us

4. Kunjungi dokter hewan

Dokter hewan akan membantu dalam penjadwalan vaksinasi dan menjelaskan pentingnya perawatan pencegahan kutu dan penyakit rabies. Tindakan ini mencegah penyakit hewan menular pada anak-anak dah anggota keluarga lainnya.(*/X-13)
Read more...

Delapan Kunci menjadi Pasangan Bahagia

0 komentar
Menurut Jane Greer,Ph.D, seorang konsultan ahli hubungan di Redbook Online ada nilai-nilai tertentu yang membuat pernikahan menjadi intim dan tangguh. Diantaranya adalah kepercayaan, saling menghormati dan komitmen yang kuat dalam menjalani hubungan. Selain itu nilai-nilai berikut ini akan membuat pernikahan semakin bahagia:

1. Ungkapkan kasih sayang
Kata sayang sebenarnya adalah tanda hubungan sehat. Satu sama lain mengirimkan sinyal yang aman dan saling mendukung. Perasaan yang sama dalam keintiman juga berasal dari penggunaan nada khusus satu sama lain dan berbagi lelucon. Intinya berhubungan dengan beberapa sistem pesan pribadi akan bermakna bagi Anda dan pasangan.

2. Melakukan hal bersama-sama
Pasangan yang bahagia tidak lagi hanya menghabiskan sepanjang hari di tempat tidur. Mereka akan mulai melakukan hal sederhana bersama. Misalnya memasak, berkebun dan berbelanja. Menurut sebuah studi Center for Marital and Family Studies di University of Denver, dalam suatu hubungan komitmen untuk komunikasi dan menyediakan keintiman yang santai menjadi faktor kuat dalam menentukan kebahagiaan perkawinan secara keseluruhan.

3. Saat keadaan sulit ditanggulangi bersama
Tugas pertama yang dihadapi semua pasangan mudah adalah mandiri. Jika ada krisis mengenai pindah pekerjaan baru, memiliki anak atau berita baik, pasangan harus membicarakan hal itu bersama-sama sebelum berdiskusi dengan orang tua masing-masing.

4. Tetap terhubung
Tetap berhubungan dan berkomunikasi dengan orang tua, saudara atau sepupu bisa menjadi sangat baik untuk pernikahan karena memberikan rasa nyaman kekeluargaan.

5. Tidak mempermasalahkan hal sepele
Bukan rahasia lagi bahwa istri berbuat lebih banyak dalam urusan rumah tangga dan membesarkan anak. Namun terkadang bila terlalu sibuk, seorang istri perlu bantuan untuk memasak atau mengganti popok anak. Jadi antar pasangan harus saling bertenggang rasa.

6. Mampu menangani konflik
Cara pasangan menangani konflik adalah faktor terpenting dalam menentukan kebersamaan yang awet. Kendalikan perbedaan pendapat dengan membentuk aturan-aturan dasar. Lalu lanjutkan diskusi setelah masing-masing individu saling menenangkan diri.

7. Saling memberi hadiah
Saling memberi hadian atau menulis catatan-catatan kecil menjadi ritual pasangan agar tetap bahagia. Lakukan hal sederhana namun bermakna, misalnya saat suami pulang kerja menyiapkan makan malam dengan tambahan cahaya lilin.

8. Tidak pernah kehilangan rasa humor
Saling bercanda tanpa mengejek satu sama lain akan menciptakan hubungan harmonis dengan pasangan. Jika tidak bisa tertawa bersama mengindikasikan bahwa jiwa menuju kesulitan. (*/OL-06) 
Read more...

Waspada Bahaya Sindrom Lupa Anak

0 komentar
Gaya hidup supersibuk yang kini telah dijalani semakin banyak kaum perempuan bisa membuat kita lupa dengan anak sendiri. Contohnya saja Karen Murphy, 40. Ia telah menikah dan menjadi ibu untuk tiga anak yakni Emily, 11, Abigail, 9, dan Ryan, 2. Karen juga bekerja sebagai dokter hewan.

Pada 17 Juni tahun lalu, ia pergi bekerja dengan menyetir. Dia telah merencanakan untuk mengantar Ryan turun di sebuah jalan. Namun, ketika ia kembali ke rumah di sore harinya, suaminya menanyakan keberadaan bayi karena ia tak menemukannya di kamar bayi.

Karen pun segera berlari ke mobilnya hanya dan menemukan sang bayi masih terduduk di kursi belakang mobil. Ternyata, si bayi telah ditinggalkan di dalam mobil yang panas selama lebih dari tujuh jam. Tak pelak, Ryan pun meninggal dunia karena kepanasan. Karen pun diadili dan dituduh telah melakukan pembunuhan dan penelantaran anak.

Pada kasus lain, Lucio Petrizzi, seorang dosen, memaparkan keyakinannya bahwa ia telah mengantarkan putrinya, Elena, 22 bulan, di tempat penitipan. Namun, nyatanya, ia malah meninggalkan sang anak di dalam mobil yang panas selama lima jam. Si bayi pun akhirnya meninggal karena kerusakan otak.

Kekhawatiran atas kondisi yang disebut forgotten baby syndrome ini pun memicu terbentuknya kampanye di Inggris. Kampanye itu bertujuan agar kasus ini tak lagi terjadi. Meski terdengar tak mungkin menimpa kita, nyatanya hal bisa bisa sangat terjadi pada ibu-ibu yang memiliki banyak kesibukan.

Emma Taylor, 36, dari Buckinghamshire, berpikir hal itu tidak mungkin terjadi padanya. Emma yang juga bekerja menikah dengan Tom. Pasangan ini memiliki anak berusia tiga tahun bernama Josh. Kala terburu-buru ke gereja, ia lupa untuk menjemput anaknya. Alhasil ia telah meninggalkan sang anak di rumah. (DailymailPri/OL-06) 
Read more...

Kejahatan Tersembunyi Daging Merah Olahan

0 komentar
Anda terbiasa mengkonsumsi daging merah olahan setiap hari? Wah, Anda patut berhati-hati, sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa daging merah olahan yang dikonsumsi secara rutin dapat meningkatkan risiko kematian dini hingga 20 persen.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Universitas Harvard menemukan bukti bahwa mengkonsumsi daging merah olahan meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker. Para peneliti memperoleh data responden dari hasil penelitian terhadap 37.698 lelaki yang diikuti selama 22 tahun dan 83.644 perempuan yang dilacak selama 28 tahun.

“Studi ini memberikan bukti yang jelas bahwa konsumsi rutin daging merah, terutama daging  olahan memberi kontribusi besar kepada kematian dini.â€
 Frank Hu, penulis senior studi dalam Archives of Internal Medicine yang dikutip dari BBC.
Konsumsi satu porsi daging merah yang tidak diproses setiap hari, berkaitan dengan 13 persen peningkatan resiko kematian. Sedangkan konsumsi satu porsi daging merah olahan seperti sosis, kornet, burger dan lainnya berkaitan dengan peningkatan 20 persen risiko kematian.

Di antara penyebab khusus, peningkatan risiko yang berkaitan ialah 18 persen dan 23 persen kematian akibat penyakit pembuluh darah dan jantung. Dan 10 persen serta 16 persen kematian akibat kanker. Dari penelitian disebutkan, penyebab kematian dini dalam konsumsi daging merah olahan merupakan efek dari zat-zat yang merugikan tubuh, seperti zat besi heme, lemak jenuh, sodium, nitrat dan karsinogen tertentu yang terbentuk selama proses memasak, ditambah lagi dengan adanya pengawet makanan.

Para peneliti memperkirakan 9,3 persen kematian pada lelaki dan 7,6 persen pada perempuan, dapat dicegah pada akhir penelitian lanjutan kalau saja semua peserta mengonsumsi kurang dari separuh porsi daging merah setiap hari. (*/OL-06) 
Read more...

Lama di Antariksa Munculkan Gangguan Mata dan Otak

0 komentar
Waktu lama di antariksa mungkin mengakibatkan gangguan mata dan otak seperti gejala yang dapat muncul akibat tekanan darah tinggi di kepala dengan sebab yang tak diketahui.

Itu adalah kondisi serius saat tekanan meningkat di dalam tengkorak kepala. Demikian satu studi yang disiarkan di jurnal Radiologi edisi daring, Selasa (13/3).

Satu tim peneliti melakukan pencitraan resonansi magnetik (MTI) dan menganalisis data dari 27 astronaut. Masing-masing dari mereka terpajan pada mikrogavitasi atau gravitasi nol selama 180 hari sewaktu menjalani misi ulang-alik antariksa dan atau di Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Delapan dari ke-27 astronaut tersebut menjalani pemeriksaan MRI kedua setelah misi antariksa kedua mereka yang berlangsung rata-rata 39 hari.

"Temuan MRI itu mengungkapkan beragam kombinasi gangguan setelah akumulasi pajanan jangka panjang dan pendek terhadap mikrogravitasi yang juga terlihat pada idiopathic intracranial hypertension," kata profesor di University of Texas Medical School di Houston, Larry Kramer di dalam satu pernyataan.

Jenis gangguan serupa ditemukan pada beberapa kasus tekanan darah tinggi di kepala, tempat tak ada penyebab yang dapat ditemukan dalam peningkatan tekanan darah di sekitar otak.

Tekanan tersebut mengakibatkan pembengkakan persimpangan antara syaraf mata dan bola mata sehingga bisa mengakibatkan gangguan pandangan.

Terhentinya pertumbuhan otot dan hilangnya mineral tulang adalah sebagian dampak yang diketahui mengenai gravitasi nol pada astronaut. (Ant/OL-5)
Read more...

Labels

 
KUMPULAN BERITA © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here