Advertise

 
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 April 2012

4 Cara Efektif Mengatakan "Tidak"

1 komentar

KOMPAS.com - Anda pasti sering mengalami susahnya bilang "tidak". Penyebabnya macam-macam, dari khawatir menyinggung perasaan orang lain, merasa terikat dengan keharusan untuk melakukan sesuatu, atau karena Anda memang kalah tegas dibandingkan lawan bicara Anda. Apapun penyebabnya, ketika Anda tidak sanggup menolak sesuatu, Anda lah yang akan menderita karenanya.
Sebaliknya, dengan menegaskan sikap Anda dengan cara yang lebih percaya diri, "Anda bisa lebih selektif terhadap apa yang Anda pilih tanpa merusak hubungan pertemanan -inilah yang paling ditakutkan orang yang cenderung ingin menyenangkan orang lain, kan?" papar William Ury, PhD, penulis buku The Power of a Positive No.
Agar kata "tidak" dari Anda lebih mudah diterima orang lain tanpa membuat Anda merasa bersalah, lakukan lima hal berikut ini.

Temukan apa yang ingin Anda terima
Sebelum Anda memikirkan cara yang baik untuk menolak, temukan apa yang ingin Anda terima dalam hidup Anda. Jika yang Anda inginkan adalah lebih banyak waktu bersama keluarga, artinya Anda harus menolak saran dari rekan kerja untuk lembur mengerjakan proyek lain di kantor. Kalau yang Anda harapkan adalah tidur lebih lama, Anda harus berani menolak ajakan dugem hingga larut malam. Semakin solid dasar penolakan Anda dan kaitannya dengan apa yang ingin Anda dapatkan, menurut Ury akan lebih mudah untuk mengatakan tidak.

Luangkan waktu untuk berpikir
Bila memungkinkan, tak usah merespons sebuah permintaan langsung di tempat. Hal ini akan membuat Anda terpaksa mengatakan "ya", atau bereaksi secara emosional terhadap permintaan yang diajukan teman Anda, apalagi jika Anda merasa tertekan. 

Tawarkan alternatif bantuan 
Mengungkapkan kenyataan yang sebenarnya pasti sulit Anda lakukan, khususnya ketika Anda khawatir menyinggung perasaan seseorang. Bila yang Anda hadapi seperti ini, Ury menyarankan untuk mengatakan alasan penolakan Anda (misalnya, "Aku selalu menemani ibuku berbelanja hari Minggu pagi"). Setelah itu, baru katakan penolakan Anda ("Jadi aku nggak bisa membantu mencari properti untuk perayaan ulang tahun kantor"). Setelah Anda membuatnya kecewa, tegaskan kembali niat baik Anda dengan menawarkan bantuan lain ("Tapi aku janji akan bantu mendekor kantor besok"). Dengan demikian, Anda mengurangi kekecewaan teman Anda dengan mengirimkan pesan bahwa Anda menghargai kebutuhannya.

Susun Plan B
Meskipun lawan bicara Anda menjadi emosi atau bersikap reaktif karena Anda menolak permintaannya, jangan menyerah karena merasa di bawah tekanan. Coba tarik nafas panjang, lalu dengarkan keinginannya dengan penuh perhatian. Kemudian, dengan lembut tetapi tegas, ungkapkan kembali penolakan Anda. Sampaikan secara tegas dan singkat saja, tanpa berusaha membela diri. 

Meskipun sudah sering berusaha, kadang-kadang mengatakan "tidak" masih sulit dilakukan. Orang yang terbiasa bersikap untuk menyenangkan orang lain, pasti ada rasa bersalah. Sadari bahwa kecenderungan Anda untuk selalu menawarkan bantuan itu seharusnya dihargai, bukan dikritik.



Sumber: Whole Living
Read more...

4 Cara Sadarkan Si "Shopaholic"

0 komentar
KOMPAS.com - Belanja memang menyenangkan, namun tak akan menyenangkan lagi jika tabungan Anda terus terkikis, dan meninggalkan barang-barang yang akhirnya tak terpakai di rumah. Perempuan memang mudah sekali tergiur untuk membeli pakaian, sepatu, maupun pernak-pernik lain yang sebenarnya tidak diperlukanNamun, karena sudah kecanduan belanja, kebiasaan ini sulit sekali dihentikan. 

"Banyak hal buruk yang terjadi akibat kecanduan belanja ini, antara lain berbohong pada pasangan agar tak merasa bersalah, dan bahkan utang yang menumpuk," ungkap Jon Grant, profesor psikiatri dari University of Minnesota.

Jika kebetulan orang terdekat atau teman Anda mengalami masalah kecanduan, coba lakukan beberapa hal berikut untuk mengatasinya:

1. Jangan menghakimi
Dihakimi orang bukanlah hal yang menyenangkan, karena itu Anda tak perlu memojokkan teman Anda yang kecanduan belanja. "Orang tidak suka mengakui bahwa dirinya sudah lepas kendali, dan pasti malu dengan jumlah utang yang dimiliki. Sebaiknya, jangan makin menyudutkan teman Anda dengan kata-kata yang tajam," ungkap Grant.

Seorang shopaholic tidak menyadari bahwa kebiasaan berbelanja telah menghabiskan uangnya. Yang ia sadari hanyalah bahwa berbelanja akan memuaskan rasa penasaran dan kesenangannya. Coba dengarkan keluhannya, dan beri saran tanpa harus mendikte ataupun menghakiminya.

2. Beri bantuan
Untuk mengatasi masalah utang yang dialaminya, tak ada salahnya untuk membantu dengan memberi pinjaman uang. Namun lihat dulu situasi dan kondisinya, harus dengan tujuan memberi mereka pelajaran atas jeratan utang yang disebabkan oleh kebiasaannya itu. Bantuan uang juga sebaiknya hanya diberikan pada penggila belanja yang Anda kenal baik, seperti kakak-adik atau saudara lain. Beri semacam ultimatum, bahwa bantuan ini hanya akan Anda berikan sekali saja. Untuk selanjutnya, si shopaholic harus bisa membantu dirinya sendiri.

3. Pertimbangkan terapi
Grant mengungkapkan bahwa jika gaya belanja si emotional shopper ini sudah tak bisa ditolerir, sebaiknya pertimbangkan untuk mengajak mereka menjalani terapi perilaku kognitif. Terapi ini bisa membantu orang lebih sadar dan memahami tindakan mereka dalam jangka panjang, dan bisa membantu mereka lebih menyadari konsekuensi yang mungkin dihadapi. Terapi ini juga akan membantu orang agar lebih sadar ketika menggunakan uang atau kartu kredit, terutama ketika mereka merasa stres dorongan untuk berbelanja muncul.

4. Alihkan perhatiannya pada kegiatan baru
Ketika si shopaholic merasa ingin berbelanja, redam keinginan tersebut dengan mengalihkan perhatian mereka pada kegiatan lainnya. Lakukan beberapa kegiatan yang menarik dan tak membosankan agar keinginan berbelanjanya bisa teralihkan, bahkan dilupakannya. Misalnya saja, mengikuti workshop membuat aksesori atau handcraft, nonton DVD bersama, atau mempraktekkan resep-resep masakan yang baru. Kegiatan apa saja, asalkan tidak dilakukan di mal yang membuat hasrat belanjanya muncul lagi.



Sumber: MSN Money
Read more...

Tipe Teman yang Perlu Dimiliki Perempuan

0 komentar

KOMPAS.com - Ungkapan tak boleh memilih-milih teman rasanya tidak selamanya tepat. Pada situasi tertentu, memilih teman yang tepat juga bisa berpengaruh pada perkembangan jiwa, kepribadian, dan motivasi Anda. Menurut sebuah studi yang dilakukan di Australia, persahabatan dengan teman yang tepat bisa membuat umur seseorang lebih panjang dibanding dengan ikatan keluarga. Bahkan persahabatan juga bisa melindungi seseorang dari risiko obesitas, depresi, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.
"Ketika seorang perempuan sedang stres, mereka akan berusaha mencari seorang teman untuk bicara dan curhat. Dengan cara ini mereka bisa melepaskan hormon oksitosin yang memiliki efek menenangkan pikiran dan tubuh," ungkap Joan Borysenko, PhD, penulis buku Inner Peace for Busy Women

Tak perlu ratusan atau ribuan teman di media sosial untuk memenuhi kebutuhan Anda berbagi, karena mereka tak akan tahu bahwa Anda sedang gundah kecuali Anda mengabarkannya. Cukup beberapa tipe teman yang bisa memotivasi dan membuat hidup Anda kembali menyenangkan.

1. Teman masa kecil
Pertemanan yang sudah dibina sejak lama memang punya keistimewaan sendiri. Mereka mengenal Anda dan keluarga Anda dengan baik, seiring dengan bertambahnya usia Anda. Teman masa kecil akan memberikan banyak kenangan dan cerita yang berbeda dalam hidup. "Teman semasa kecil bisa mengingatkan Anda bahwa Anda tetap seperti dulu dengan sikap yang baik, dan akan selalu baik," ungkap Rebecca G. Adams, PhD, peneliti hubungan pertemanan dan ahli sosiologi dari University of North Carolina di Greensboro. Teman semasa kecil juga menjadi pengingat siapa diri Anda sebenarnya, dan membuat Anda tetap membumi ketika Anda mulai lepas kontrol dan berubah ke arah negatif.

2. Teman baru
Perluas pergaulan Anda dengan memiliki teman baru, karena teman baru tidak memiliki praduga apapun tentang Anda. Profesor dari Virginia Tech Institute, Rosemary Blieszner, PhD, mengungkapkan bahwa teman-teman baru yang kita temui dalam berbagai kegiatan bisa menyegarkan suasana pertemanan dan bisa membawa Anda dalam jaringan orang-orang yang baru. Selain akan memperluas jejaring Anda, mengenal orang-orang dari latar belakang yang berbeda juga akan memberikan pengalaman yang lebih kaya untuk Anda.

3. Teman berolahraga
Setelah lelah bekerja sepanjang minggu, akhir pekan pasti ditunggu-tunggu karena Anda bisa beristirahat. Inilah pentingnya punya teman yang suka berolahraga, karena mereka bisa memotivasi Anda untuk berolahraga, sekalipun Anda sedang malas. Sebuah studi dari University of Connecticut menemukan bahwa dukungan sosial yang kuat dari teman adalah kunci untuk konsisten dalam berolahraga. Untuk hasil terbaik, tetapkan jadwal latihan bersama. "Olahraga bersama sahabat merupakan cara terbaik untuk meningkatkan semangat dan motivasi berolahraga karena dilakukan dengan senang berkat kehadiran teman," ungkap Marcia G. Ory, PhD, peneliti dari Texas Sains A &M Health Center.

4. Teman spiritual
Menurut penelitian, menjadi bagian dari kelompok spiritual ternyata bisa membantu seseorang menjadi lebih "tahan banting" dan lebih sehat. Studi yang dilakukan di Duke University Medical Center menemukan bahwa orang yang sering mengambil bagian dalam kegiatan spiritual seperti berdoa atau bermeditasi, ternyata memiliki kemungkinan 50 persen lebih besar untuk hidup lebih lama dibandingkan dengan orang yang usia dan status kesehatannya sama.

5. Teman yang lebih muda
Penelitian menunjukkan bahwa elemen penting dari kehidupan yang bahagia adalah memelihara dan merasa berguna bagi orang lain, misalnya dengan berbagi pengalaman yang pernah dialami. "Teman yang lebih muda bisa membantu kita merasa lebih berharga dan berguna bagi orang lain," tukas Blieszner.

6. Teman pasangan Anda
Dalam hal yang positif, bisa berbaur dengan teman pasangan Anda bisa membantu meningkatkan keharmonisan pernikahan Anda. Jangan anggap bahwa hanya menyatu dengan keluarga pasangan saja yang bisa membuat Anda bahagia. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 347 pasangan membuktikan, ada hubungan positif di antara lingkungan pertemanan Anda. Pasangan juga akan banyak menghabiskan waktu bersama mereka sehingga secara tak langsung teman pasangan adalah bagian dari keluarga.

7. Ibu
Menurut survei dari Pennsylvania State University, sekitar 85 persen perempuan dewasa mengaku memiliki hubungan yang baik dengan ibu mereka. Meski tak jarang ada konflik yang tak terhindarkan antara ibu dengan anak perempuan, namun umumnya hubungan ini sangat kuat, dekat, dan saling mendukung. Ibu merupakan orang terdekat dalam keluarga yang selalu siap membantu Anda ketika menghadapi masalah apapun. "Ada nilai besar dalam ikatan ini karena ibu dan anak perempuan sangat peduli satu sama lainnya," ungkap Karen L. Fingerman, PhD. 



Sumber: prevention.com
Read more...

Pria yang Punya Masa Depan

0 komentar

KOMPAS.com - Apa yang Anda lihat ketika memilih pasangan? Bila yang Anda cari adalah hubungan yang serius hingga ke pernikahan, ada kriteria lain yang sebaiknya Anda lihat, yaitu potensi sukses dia. 

Punya tujuan hidup
Ketika Anda bertanya apa tujuan hidupnya, ia akan menjelaskan apa yang ingin ia lakukan setahun mendatang, lima tahun, dan seterusnya. Bahkan ia menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalan. Tidak hanya menjawab, "Kita lihat saja nanti, sekarang jalani saja dulu."


Mandiri
Ia tidak bergantung pada orang lain dan mengandalkan kemampuannya sendiri. Misalnya, sejak awal bekerja, ia menanggung sendiri biaya hidupnya tanpa bantuan orangtua. Dia juga tak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya. Karena ia sadar, untuk mencapai kesuksesan dibutuhkan usaha dan kerja keras.


Hobi menolong
Bila pasangan termasuk pria yang ringan tangan membantu orang lain, Anda perlu berbangga dan mendukungnya. Karena ini akan menjadi bekal atau tabungan untuk menuju kesuksesannya di masa depan. Siapa tahu, seseorang yang ia bantu saat ini, berperan penting dalam kariernya di kemudian hari.


Bersahabat dan berwawasan
Pria seperti ini akan mudah mengambil hati banyak orang, termasuk saat melobi orang-orang penting yang berkaitan dengan kariernya. Pengetahuannya tentang berbagai hal membuat orang lain nyaman berdiskusi dengannya.Networking-nya pun luas. Dengan kualitas ini, kesuksesan akan menghampirinya.


Family man
Pria yang bertanggung jawab dan menyayangi keluarga biasanya juga memerhatikan perkembangan kariernya. Ia akan selalu termotivasi meningkatkan karier untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia juga cenderung setia, sehingga bisa menyeimbangkan waktu dan pikiran untuk Anda dan pekerjaan.


Memiliki investasi
Gajinya mungkin tak besar. Tapi bila ia termasuk orang yang jeli melihat peluang bisnis, dukung sepenuhnya. Apalagi ketika dia memiliki keinginan untuk menyicil rumah atau berinvestasi dalam bentuk lain, seperti saham atau reksa dana. Karena ini menunjukkan dia memikirkan masa depan.


Realistis dan lurus
Meski dia bersemangat meraih mimpi, tetap amati bagaimana usahanya meraih impian, jangan sampai si dia menghalalkan berbagai cara yang justru bisa menghancurkan masa depannya. Ingatkan untuk tetap realistis dengan kemampuan yang dimilikinya.


Optimis dan positif
Ia tahu apa kelebihan dan kekurangannya, sehingga selalu percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain maupun ketika diberi tanggung jawab baru. Ia hampir tak pernah berkata "tidak bisa" atau "malas". Ia selalu berpikir positif dan optimis bahwa setiap tantangan yang datang pasti ada solusinya.

(Bestari Kumala Dewi)


Sumber: ChicMagz.com
Read more...
Selasa, 20 Maret 2012

CARA MEMBUAT RAMBUT BERKILAU

0 komentar
Memiliki masalah pada rambut merupakan hal yang menyebalkan, apalagi bagi wanita rambut merupakan mahkota yang sangat dijaga. Berikut ini beberapa campuran minyak sederhana versi Times of IndiaSenin (19/3), yang dapat digunakan untuk membuat tampilan rambut lebih sehat dan berkilau.

1. Minyak zaitun: Minyak ini dapat membuat rambut lebih mengkilap dan halus, serta untuk memperbaiki rambut yang rusak dan memperkuatnya.

2. Minyak kelapa: Kandungan minyak ini dapat membantu secara alami menyuburkan rambut.

3. Minyak daun jarak: Minyak yang satu ini dapat membantu Anda untuk membuat rambut lebih tebal dan sehat.

4. Minyak almond: Gunakan minyak ini untuk mengatasi kerontokan pada rambut. Selain itu kandungan di dalamnya juga dapat memperlancar pertumbuhan rambut.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, campurkan keempat minyak tersebut bersama-sama. Paduannya dapat menjadi obat sempurna untuk rambut kusam dan merupakan makanan alami bagi perbaikan rambut rusak. Selain itu, rambut Anda juga akan tampil lebih berkilau dan halus.

Ketika Anda mencampur semua minyak tersebut, pastikan Anda menggunakan minyak jarak lebih sedikit dari ketiga minyak lainnya. Hal ini dilakukan karena minyak jarak lebih kental dibandingkan dengan minyak almond, minyak zaitun, dan kelapa.

Jadi jika Anda menggunakan satu cangkir zaitun, kelapa, dan almond, penggunaan minyak jarak cukup setengah cangkir. Jika suka, tambahkan sedikit rosemary atau lavender agar campuran minyak menjadi lebih wangi.

Tak perlu khawatir jika minyak yang Anda buat tak langsung habis dipakai. Minyak ini masih dapat digunakan hingga beberapa bulan kedepan, dan dapat kembali langsung digunakan. Setelah menggunakan resep sederhana itu, rambut terurai nan cantik dan berkilau yang selalu diidamkan akan menjadi milik Anda.(TNT/MEL)
Read more...
Minggu, 18 Maret 2012

Kiat Seks Wanita Super Sibuk

0 komentar
Anda salah satu ibu yang super sibuk? Sebuah penelitian di Amerika Serikat baru-baru ini menyatakan, kebanyakan wanita yang sudah berkeluarga disibukkan oleh pekerjaan berat seperti mencuci, membersihkan rumah, dan mengurus anak. Ini berpengaruh dengan kehidupan seks mereka. Responden mengaku lebih baik membaca buku atau beristirahat, ketimbang berperang di ranjang.

Peneliti menyebut tipe ibu yang seperti ini tak sehat. Sebab, ibu yang baik tentunya dapat mengurus keluarga dan melayani suami dengan seimbang. Lantas, bagaimana dengan kesibukan rumah tangga dan lelah setelah membereskan semuanya?

Tiga tips berikut boleh jadi Anda jajal demi kelanggengan keluarga:

1. Sisakan Energi
Tak dapat dipungkiri, bercinta memang membutuhkan energi. Energi ini tentu sudah Anda gunakan untuk mengurus si kecil, melakukan pekerjaan di kantor, atau kepentingan lainnya. Sisakan energi Anda sedikit. Sebab, energi yang Anda keluarkan usai bergulat dengan “Mister P” tak sia-sia. Bukan cuma membakar kalori, seks pun dapat menghilangkan stres dan membangun hubungan yang kuat antara Anda dan pasangan.

2. Jadwalkan Rutinitas di Atas Ranjang
Sebagai seorang ibu yang super sibuk, tentunya Anda dapat merencanakan segala hal. Cobalah menjadwalkan rutinitas di atas ranjang bersama pasangan. Jika Anda sudah membulatkan kalender, mulailah dengan kejutan kecil seperti mengenakan lingerie saat menyambut suami pulang dari kantor.

3. Coba Sesuatu yang Baru
Apakah Anda bosan bermain dengan konsep kamar tidur? Cobalah sesuatu yang baru dengan mengganti suasana atau lokasi bercinta. Bisa dapur atau teras. Semua terserah Anda. (lip6 )

sulist - Ibukitakartini.com
Read more...

Mahadewi Segera Bubar

0 komentar
Grup Mahadewi dikabarkan segera bubar. Vokalis Sintha Dewi yang akrab dipanggil dengan sebutan Tata, terhitung Maret 2012 ini mulai mengundurkan diri dari grup yang telah membesarkan namanya tersebut. Belum diketahui alasan jelas pengunduran Tata. Namun sampai saat ini Republik Cinta Manajemen sedang mempersiapkan pengganti Tata.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi wartawan Ahmad Dhani, selaku bos di RCM mengaku belum tahu bagaimana nasib duo Mahadewi ke depannya nanti. Ia juga menjelaskan tidak tahu apakah Mahadewi akan tetap ada setelah ditinggal Tata atau Puri akan dijadikan penyanyi solo.

“Ya, enggak tahu bagaimana ke depannya. ” ujar Dhani . ( *)
Read more...

Teka-Teki Suami Mulan Jameela

0 komentar
Teka-teki siapa suami Mulan Jamila terungkap. Meski tidak lewat pengakuan keduanya, namun setidaknya dapat menjawab publik yang mempertanyakan siapa sebenarnya suami pelantun tembang “Mahluk Tuhan Paling Sexy ” tersebut.
Menurut Anang Hermansyah, suami Mulan adalah Ahmad Dhani. Hal itu diungkapkan Anang dalam ajang penjurian Indonesia Idol. Tanpa sadar, Anang Hermansyah mengungkapkan bahwa suami Mulan adalah Ahmad Dhani. Pernyataan itu terungkap dalam penjurian Indonesia Idol, ketika mereka sedang menilai penampilan peserta bernama Felix. Peserta yang sudah lanjut usia, tampil karena ingin membahagiakan istrinya yang sedang terbaring stroke.
Peserta yang membawakan lagu ” Wonderfull World ” ini sempat beberapa kata mengungkapkan perasaannya lewat layar kata untuk istrinya yang sedang menonton tayangan penjurian Indonesian Idol di rumah. Pada saat itu, Anang pun langsung merespon . ” Dhani aja nggak bisa lho kayak gitu. Coba kalau berani, Dhani ngomong begitu sama Mulan- istrinya yang sekarang. ” ujar Anang.
Mendengar ungkapan Anang tersebut, Ahmad Dhani cuma tertawa tanpa respon. Selain itu, pentholan Republik Cinta Manajemen itu justru mendapat banyak nasihat dari Felix. Dia mengatakan, kalau ada masalah jangan ditunda-tunda, tetapi sebagai suami istri harus segera diselesaikan. Jika tidak, maka akan segera melebar menjadi bahan berita infotainment. (*)
Read more...

Jika BOS Kita di Kantor adalan Teman Kita

0 komentar
Apa jadinya jika sahabat menjadi atasan kita di kantor?
“Gila-gilaan” bareng sahabat tentu sangatlah menyenangkan. Bahkan kadang, demi bisa jalan bersama mereka, kita rela meninggalkan pekerjaan kantor sejenak. Namun, bagaimana jika sahabat kita adalah atasan di kantor?

Linawaty Mustopoh , dari Experd Consultant , menegaskan, sebagai karyawan yang baik, Anda harus mampu menjaga profesionalisme kerja, meskipun atasan Anda itu sahabat Anda ataupun bukan. "Memenuhi target yang diminta perusahaan dan tetap memiliki totalitas kerja. Jangan mentang-mentang atasan adalah sahabat kita, kita jadi mengulur-ulur waktu atau meminta atasan mengurangi target kita," jelas Lina.

Memanfaatkan Sahabat
Mentang-mentang bos sahabat Anda, Anda jadi suka bertindak seenaknya di kantor. Misalnya, minta jatah cuti di luar ketentuan kantor, masuk dan pulang kantor sesuka hati, sering ke luar kantor di saat jam kantor, menunda-nunda pekerjaan, dan minta kenaikan pangkat. Wah, seharusnya itu tidak Anda lakukan. Setiap tingkah laku Anda di kantor, haruslah sesuai dengan etika dan nilai-nilai kerja.

Anda harus mengerti, kalau di perusahaan itu, sahabat Anda bukanlah pemimpin tertinggi di perusahaan. Yang artinya, segala hasil dan cara kerja karyawan, pasti menjadi tanggung jawabnya terhadap pemimpin tertinggi (direktur perusahaan, CEO, atau owner ). Lagipula, dengan tidak bekerja secara maksimal, Anda hanya akan memperberat keadaannya dan memungkinkan menimbulkan kecemburuan sosial kepada karyawan yang lain.

Nah, ketika perusahaan merekomendasikan kenaikan pangkat kepada Anda, sebaiknya lakukan ini:

1. Bicarakan situasinya kepada atasan. Tanyakan kepadanya alasan perusahaan memberikan kenaikan pangkat itu. Jika alasannya tepat, yaitu prestasi kerja Anda selama ini gemilang, terima saja.
2. Pasti ada saja yang cemburu dengan prestasi Anda. Oleh karena itu, tunjukan kepada mereka kalau Anda layak memperoleh kenaikan pangkat. Yaitu dengan cara, bekerja lebih keras, makin giat menyumbangkan ide pada saat rapat, tepat waktu dalam penugasan, dan lain-lain. Tunjukkan, kalau kecemburuan mereka sama sekali tidak berdasar.

Dimanfaatkan Sahabat
Atau, bisa jadi bukan Anda yang memanfaatkan posisinya sebagai atasan, tapi justru sahabat Anda yang memanfaatkan posisi Anda untuk kepentingannya. Misalnya, "Anterin  aku ke mal, yuk", "Udah , nanti aja kamu kerjain  laporannya. Toh, aku juga enggak ada di kantor hari ini, jadimending  kamu ikut aku aja", dan lain-lain.
Semua perintah Bos, harus ada korelasinya dengan pekerjaan kita, lho. Jika perintah itu masih ada hubungannya dan relevan dengan jobdesk , sih, tidak jadi masalah. Misalnya, ketika dia mengajak Anda keluar bertemu klien, tujuannya untuk memperluas jaringan dan wawasan Anda.
Jika tujuannya sudah di luar kepentingan perusahaan, sebisa mungkin tolak saja. Bagaimana caranya? Berkomunikasilah dengan baik dan benar. Atasan dan sahabat yang baik, tentunya senang menanamkan nilai-nilai yang baik dan sehat pula kepada teman dan karyawannya. Jika teman Anda seorang atasan yang baik, tentunya ia mengerti tentang integritas dan etos kerja ini.
Kadang, memang ada orang-orang yang rela mempertaruhkan integritas demi kesetiakawanan sehingga melampaui batasan kebenaran. Ingat, sahabat yang baik tidak akan menjerumuskan sahabatnya sendiri. Jika itu sampai terjadi, Anda perlu mempertanyakan kualitas persahabatan itu.

Berlagak Layaknya Asisten
Kadang, karena sudah saking dekatnya dengan sahabat yang juga atasan, Anda suka berlagak layaknya asisten Si Bos (padahal Si Bos sudah punya asisten sendiri). Segala sesuatu yang berhubungan dengan kebijakan kantor, Anda selalu turut andil merumuskannya. Jika ada klien minta janji bertemu Bos, Anda yang sibuk menyusun jadwalnya. Belum lagi pas makan siang, Anda selalu mengusahakan diri makan siang bareng Bos.
Atau, dengan kedekatan yang kalian miliki, jangan juga Anda merasa “sepadan” dengannya. Selain itu, seorang bawahan yang mulai dekat dengan atasan biasanya menjadi sulit untuk menerima koreksi atau teguran dari pimpinan.
Cobalah konsisten dengan mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawab Anda terlebih dulu. Ketika pekerjaan Anda sudah selesai, hal-hal di atas bisa saja dilakukan asal tidak menggangu sistem kerja perusahaan.

Etika Bersapa
Saat berada di kantor, usahakan tidak menjaga jarak dengan sahabat Anda itu. Ya, ikuti saja aturan, standar, dan target yang ada di kantor. Tapi, jangan mentang-mentang sahabat, Anda menyapanya dengan sebutan tidak formal, seperti ‘elu ' dan ‘gue '. Jika memang kondisi perusahaan formal, ada baiknya saat berada di antara karyawan yang lain, menggunakan bahasa yang formal.
Sekali-sekali bersikap santai, sih, tidak masalah, asal jangan keseringan. Dengan berlaku sopan, kita turut menjaga wibawanya di hadapan karyawan yang lain.

Pribadi Vs Perusahaan
Anda harus mampu memisahkan mana urusan kantor, mana urusan pribadi. Meski keduanya terpisah dalam ranah yang berbeda, masih banyak orang yang sulit memisahkannya. Usahakan tidak membawa urusan pribadi kalian di kantor. Terlebih untuk urusan yang membuat kalian saling mengkritik, memarahi, atau mengeluh. Bijaklah dalam memilah sikap saat berada di kantor.

Lakukan Kegiatan Bersama
Jika atasan sering mengajak Anda makan siang bersama, di lain kesempatan, sarankan atasan untuk mengajak rekan kerja yang lainnya. Selain agar tidak terkesan hubungan Anda dan atasan eksklusif, ini bisa juga menyeimbangkan hubungan Anda, rekan kerja, dan atasan di kantor.

Oh iya, jangan pernah membicarakan keburukan rekan sekerja Anda kepada Bos, ya. Jika memang Anda memiliki masalah dengan teman sekerja Anda, coba bicarakan dan selesaikan berdua saja dengan partner Anda.
Read more...

Menyesuaikan Warna Kulit dengan Pakaian

0 komentar
Maksimalkan penampilan Anda dengan warna busana yang tepat, yaitu warna yang sesuai dengan pancaran kulit Anda.

Putih Cantik
(batik pink & gamis biru muda)
Cocok untuk segala warna busana, namun pilihlah busana dalam nuansa lembut seperti pastel atau broken white apabila Anda ingin tampil elegan.

Kuning Langsat nan Manis
(gamis hijau & biru jingga)
Sangat cocok dengan busana berwarna tropis, seperti jingga, hijau, merah maroon dan biru benhur.

Eksotis Sawo Matang
Bila Anda mempunyai warna kulit sawo matang, hindari warna-warna cenderung gelap seperti merah maroon dan cokelat tua, karena akan membuat kulit tampak kusam. Agar tampil segar, kenakan busana nuansa burgundy , beige , hijau tosca  dan navy blue .
Read more...

Menunda Pekerjaan

0 komentar
Ketika atasan menyodorkan tugas, Anda berujar, “Ah, nanti saja!“ Tahu-tahu, pekerjaan menumpuk dan saat ditagih, Anda gagal menepati deadline.
Setiap orang cenderung menunda pekerjaan, apapun alasannya. Akan tetapi, bila menunda mulai membuat cemas dan lingkungan kerja bereaksi negatif, hati hati! Bisa jadi ini saatnya Anda menginstrospeksi diri.
Ya, kadang kala kita tak sadar sedang menimbun permasalahan pekerjaan. Ketika pekerjaan itu kian menumpuk, bukan semakin mudah diselesaikan. Justru semakin banyak, semakin malas untuk menyelesaikan. Jadilah kita terjebak dalam lingkaran setan. Ujung-ujungnya, konsentrasi semakin buyar dan tak satupun pekerjaan selesai dengan baik.
Jika Anda menemui masalah seperti di atas, Himawan Wijanarko, General Manager Strategic Services The Jakarta Consulting Group , menyarankan sebaiknya untuk berstrategi mengurai sindrom prokrastinasi yang melilit. Berikut kiatnya!
Psikologis atau Fisiologis
Sebenarnya ada dua permasalahan pokok seseorang menunda pekerjaan yaitu masalah psikologis dan masalah fisiologis.
Masalah psikologi biasanya berkisar dari kurang percaya diri akibat merasa diremehkan oleh perusahaan atau lingkungan pekerjaan. Bisa juga disebabkan masalah penundaan pekerjaan yang pernah terjadi sebelumnya, yang kemudian menyebabkan lingkungan memberikan tanggapan negatif.
Masalah fisiologis biasanya dialami orang dengan hiperaktivitas, hipertensi dan kelainan hormonal yang mau tak mau memengaruhi proses berpikir dan konsentrasi. Rasa cemas pun meningkat seiring tuntutan pekerjaan, sehingga fokus tidak optimal. Hasil akhirnya bisa ditebak, pekerjaan tidak selesai sesuai waktu dan menumpuk.
Jika permasalahan ada pada fisiologis, yang perlu dilakukan adalah manajemen waktu dan stres. Pastikan Anda tidak menumpuk pekerjaan sulit terlalu banyak dengan deadline  yang ketat. Juga perbaiki kualitas hidup untuk menurunkan tingkat kecemasan.
Manajemen Diri
Setiap orang memang memiliki kecenderungan menunda pekerjaan. Ini bisa saja disebabkan faktor kurang dalam kemampuan mengatur diri. Orang dengan kecenderungan ini, biasanya sulit mengklasifikasikan mana urusan yang penting dan tidak terlalu penting.
Akibatnya semua permasalahan tidak diletakkan dalam skala prioritas yang tepat. Mulai dari pengukuran kemampuan menyelesaikan suatu pekerjaan, perhitungan beban pekerjaan dan prioritas deadline pekerjaan itu sendiri.
Yang Menyenangkan
Kebanyakan orang yang terjebak dalam penundaan pekerjaan disebabkan orang punya kecenderungan untuk menyelesaikan pekerjaan yang menyenangkan terlebih dahulu, sedangkan yang sulit belakangan.
Sebenarnya ada sisi positif dari menyelesaikan pekerjaan yang mudah terlebih dahulu karena jika memaksakan mengerjakan yang sulit justru bisa membuat pekerjaan tidak selesai-selesai. Kendati demikian, jangan lupakan deadline  dan buat jadwal lebih rapi mengenai pengerjaan tugas perusahaan.
Cermin Orang Lain
Kadang kala, kita perlu menjernihkan permasalahan dengan meminta orang lain untuk menjadi cermin. Bukan menirukan apa yang dilakukan orang lain, tetapi meminta orang lain untuk melihat permasalahan diri kita.
Kasus penundaan pekerjaan juga bisa diurai melalui strategi ini. Carilah orang lain yang Anda percaya misal, teman kerja atau pasangan, untuk melihat masalah pekerjaan yang dihadapi. Mintalah orang lain menganalisa pekerjaan yang penting dan tidak penting menurut skala prioritas. Atau, mintalah ia menganalisa kesulitan yang sedang dihadapi.
Setelah mendapat gambaran permasalahan, mulai buat daftar jadwal pengerjaan. Akan lebih baik jika orang lain juga bisa menjadi watch dog Anda. Disiplin diri akan bekerja lebih baik ketika Anda merasa mendapat dukungan dari orang lain.
Manajemen Stres
Disadari atau tidak, stres juga bisa mengacaukan akselerasi penyelesaian pekerjaan hingga tak sesuai target.
Menurut Himawan, stres pada dasarnya bisa disebabkan empat hal. Pertama, tekanan seperti deadline  dan tuntutan kualitas diri. Kedua, frustasi yang bisa disebabkan oleh hasil yang kurang baik maupun reaksi negatif lingkungan. Ketiga, konflik seperti saat memilah untuk menyelesaikan pekerjaan yang mana lebih dahulu. Dan keempat, krisis yang bisa disebabkan oleh perubahan yang tiba-tiba.
Ketika menemui kondisi stres, yang perlu dilakukan adalah mengatasi efek psikologisnya. Petakan permasalahan demi menurunkan level stres hingga ke jenjang yang masuk akal. Jika Anda piawai memetakan permasalahan, dengan sendirinya level stres menurun.
Level stres yang masuk akal ini justru bisa meningkatkan produktivitas seseorang karena stress sebenarnya juga berperan meningkatkan gairah untuk lebih produktif.
Sesuai Tipe Anda
Menyelesaikan permasalahan tugas yang menumpuk juga perlu disesuaikan dengan tipe Anda. Apakah Anda tipe orang yang “maju terus, yang penting hadapi” atau tipe yang butuh refreshing  di sela pekerjaan?
Memang setiap orang punya kiat untuk mencapai goal . Begitu juga dalam menghadapi permasalahan penundaan pekerjaan.
Jika Anda tipe yang pertama, umumnya jarang menghadapi masalah tugas yang menumpuk kecuali Anda memang memiliki masalah menentukan skala prioritas. Sedangkan tipe yang kedua, sebaiknya sedikit memacu diri sendiri untuk membuat target sesuai skala prioritas.Refreshing  setelah usai mengerjakan setengah dari beban tugas memang boleh, akan tetapi pikirkan pula waktu yang tersisa dan kapasitas tubuh serta kemampuan berpikir Anda.
Namun jika Anda tipe orang yang sering menarik diri, sebaiknya waspada ketika menghadapi permasalahan yang sulit dalam pekerjaan. Jangan hanya diam. Segera cari referensi atau masukan orang lain agar Anda tak merasa “tidak bisa sebelum melakukan”.
Ingat, pekerjaan bisa jadi tidak selesai karena permulaan pekerjaan ataupun penyelesaian pekerjaan.
Read more...

Hal yang Diperhatikan Wanita tentang Pria pada Pandangan Pertama

0 komentar
1. Senyuman. Wanita menyukai pria yang memiliki senyuman manis.

2. Fisik. Terutama tinggi badan, lengan, dan tangan.

3. Bau badan. Bau badan sangat penting bagi kebanyakan wanita. Seorang pria perlu memiliki badan yang wangi. Tidak perlu sampai memakai parfum mahal yang penting bersih dan segar.

4. Cara berpakaian. Perbedaan zaman dan umur (remaja atau dewasa) sangat mempengaruhi selera wanita terhadap cara berpakaian. Tetapi umumnya wanita menyukai pria yang berpakaian bersih.

5. Gaya rambut dan aksesoris kepala. Seperti cara berpakaian, perbedaan zaman dan umur juga mempengaruhi dua hal ini. Tetapi yang pasti, wanita tidak akan menyukai pria yang memiliki rambut yang bau, kusam, dan berketombe.

6. Sikap tubuh. Sikap tubuh saat berjalan, duduk, ataupun makan sangat diperhatikan oleh wanita. Pria yang memiliki sikap tubuh yang tegap akan tampak seperti orang yang percaya diri di mata wanita.

7. Cara berbicara. Singkat saja, wanita umumnya tidak menyukai pria yang suka berbicara kasar dan kotor.

8. Warna kulit. Lagi, selera terhadap warna kulit cenderung bervariasi. Orang barat cenderung menyukai warna sawo matang. Tetapi orang asia cenderung menyukai kulit putih.

9. Mata. Tatapan mata yang tajam dapat membuat wanita bertekuk lutut.

10. Kelakuan. Beberapa wanita menyukai pria yang agresif tetapi yang lain menyukai pria yang lebih tenang dan cool. Biasanya wanita menganggap penting hal ini saat perjumpaan dan kesan pertama.
Read more...

Mengapa Wanita Suka Bergosip

0 komentar
Kamu harus tahu juga bahwa pria juga suka bergosip, yang membedakan adalah apa yang dibicarakan saat bergosip. Jika pria biasanya bergosip tentang politik, pekerjaan, olahraga maka hampir sebagian wanita bergosip tentang hubungannya dengan orang lain, masalah cinta, pacarnya, atau orang-orang yang membuat ia kesal. Wanita memiliki kecenderungan untuk berbicara banyak saat bergosip dan seringkali membicarakan keburukan orang lain. Mungkin itulah alasan mengapa ada serial TV yang bertajuk Gossip Girl tetapi tidak ada Gossip Boy or Gosip Guy. Berikut ini adalah 8 fakta mengapa wanita suka bergosip:

1. Bergosip mengurangi stress
Gosip membantu untuk mengurangi tingkat stress wanita karena bagi wanita berbicara dengan orang lain adalah sesuatu yang fun layaknya seperti pria yang suka bermain games.

2. Bergosip merupakan cara mereka untuk mencari teman
Gosip membuat wanita mudah akrab dengan temannya. Ketika mereka tidak memiliki topik untuk dibicarakan, maka pilihan mereka akan jatuh pada gosip. Pembicaraan mengenai orang lain tidak akan pernah habis sehingga gosip akan membantu pembicaraan untuk terus mengalir.

3. Bergosip merupakan guilty pleasure
Wanita tahu bahwa membicarakan keburukan orang lain merupakan hal yang tidak benar. Namun mereka tetap melakukannya karena bergosip memiliki sensasi yang disebut perasaan bersalah yang menyenangkan (guilty pleasure). Seperti kita makan fast food saat kita tahu bahwa kita sedang diet.

4. Dengan bergosip wanita ingin membuat sebuah ikatan
Ketika wanita menceritakan suatu rahasia, maka ia percaya terhadap orang itu dan berharap temannya itu tidak menceritakannya pada orang lain. Ia baru saja membuat ikatan yang berlandaskan atas rasa percaya.

5. Bergosip untuk mencurahkan perasaannya
Dengan bergosip, wanita mencurahkan segala sesuatunya kepada temannya. Jika wanita sedang iri, marah, bingung maka ia sering mencurahkan perasaan kepada temannya lewat gosip.

6. Bergosip membuat wanita merasa lebih superior
Wanita yang bergosip dengan membicarakan keburukan orang lain adalah wanita yang ingin merasa lebih superior dan lebih hebat daripada orang yang dijadikan bahan gosip itu.

7. Bergosip untuk mencari kebenaran
Ketika wanita bingung atau curiga terhadap seseorang, maka ia akan bercerita terhadap teman-temannya untuk menanyakan pendapat mereka. “Aku merasa pacarku sedang dekat dengan wanita lain, apakah ia selingkuh?"

8. Wanita berbicara lebih banyak daripada pria
Menurut penelitian, wanita 3x lebih banyak berbicara daripada pria. Maka, mereka juga akan bergosip lebih banyak daripada pria.
Read more...
Sabtu, 17 Maret 2012

Cara Sukses Hadapi 3 Situasi Kerja Menyebalkan

0 komentar
Tidak semua orang bisa mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan. Bahkan, ketika kamu mendapatkan pekerjaan impian, belum tentu kamu mendapatkan suasana kerja yang menyenangkan.

Jika berada dalam situasi demikian, maka kamu harus tetap mampu bersikap profesional. Banyak kondisi yang menuntut kita untuk tetap profesional di dunia kerja meski lingkungan sekitar atau bahkan beban pekerjaan sekalipun membuat kita merasa tidak nyaman.

Suasana kerja yang tidak mendukung terdiri dari tiga faktor utama, yakni atasan, rekan kerja, dan pekerjaan itu sendiri. Berikut sejumlah tips yang dapat kamu terapkan untuk mengatasi keadaan tersebut. Demikian seperti dikutip dari College Cures, Sabtu (10/3/2012).

Situasi pertama, bosmu menyebalkan

Bermuka dua bukan solusi untuk mengatasi situasi ini. Cara mudah yang dapat kamu lakukan adalah mengabaikan segala tindakan atasan yang membuatmu merasa kesal. Fokuslah terhadap semua tugas dan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabmu.

Dengan menujukkan kinerja yang baik di hadapan atasan, lambat laun dia juga akan mengerti kemampuan yang kamu miliki. Jika, telah memberikan kinerja yang baik dan berperilaku secara profesional tidak mampu meluluhkan hati atasan, berikan limit kepada diri sendiri untuk mencari pekerjaan baru.

Situasi kedua, rekan kerja yang menyebalkan

Tidak semua karyawan di berbagai perusahaan mampu dengan cepat beradaptasi dengan rekan kerja lainnya. Baik antara pegawai baru dengan pegawai lama, atau bahkan mereka yang merupakan satu angkatan.

Jika memang kamu susah memulai pendekatan dengan rekan kerja di kantor, maka cobalah cari kesamaan hobi maupun aktivitas di luar kantor. Percayalah, memiliki seorang rekan kerja di kantor akan membantumu melewati berbagai pekerjaan berat maupun atasan yang galak.

Temukan setidaknya satu hal positif yang dapat kamu pelajari dari rekan kerja yang menyebalkan sekali pun. Terutama rekan kerja yang telah lama berkecimpung di dunia tersebut. Meski secara pribadi menyebalkan, kamu bisa mencontek ilmu yang diterapkannya dalam bidang pekerjaan tersebut.

Situasi ketiga, pekerjaan yang tidak menyenangkan

Semua orang setuju bahwa mendapatkan pekerjaan bukanlah hal mudah. Bahkan, gelar sarjana atau master sekali pun bukan jaminan dalam memperoleh pekerjaan. Alasan ini yang perlu kamu ingat ketika mengeluh tentang pekerjaan yang kamu tekuni saat ini.

Meski tidak sesuai dengan minat dan bakat yang kamu miliki, jika kamu sadari, banyak hal yang akan kamu peroleh. Siapa tahu, dengan menekuni pekerjaan yang jauh berbeda dengan jurusan yang kamu tekuni saat kuliah, kamu justru menemukan bakatmu yang sesungguhnya.(okezone.com)
Read more...

10 Pekerjaan Terbaik untuk Para Wanita

0 komentar
Mendapatkan pekerjaan impian yang sesuai dengan passion serta gaji yang memenuhi semua kebutuhan tentu merupakan dambaan setiap orang.

Lantas apa saja pekerjaan terbaik bagi seorang wanita di tahun ini? Laurence Shatkin, penulis Pekerjaan Terbaik Abad 21 memaparkan 10 pekerjaan yang dapat membuat wanita merasa paling puas.

Pemeringkatan ini dibuatnya berdasarkan beberapa faktor. Pertama, tingkat kepuasan perempuan dari Survei Nasional Lulusan Sekolah Tinggi yang dilakukan Biro Sensus, pendapatan rata-rata per tahun dari Departemen Tenaga Kerja (DOL), dan prospek pekerjaan pada 2018 berdasarkan proyeksi DOL.

Penasaran? Ini dia 10 pekerjaan terbaik untuk wanita pada 2012 di AS seperti dikutip dari Forbes, Minggu (18/3/2012).

1. Dosen pascasarjana
Tidak hanya para perempuan melaporkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi dalam pekerjaan ini, pendapatan rata-rata tahunan dosen pascasarjana cukup tinggi. Untuk dosen bahasa asing dan sastra, pendapatan tahunan mereka sekira USD59 ribu atau sekira Rp538 juta dan sekira 94 ribu atau sebesar Rp857 juta untuk dosen hukum. Pendapatan ini jauh di atas pendapatan rata-rata rumah tangga di AS.

2. Antropolog
Pendapatan per tahun pekerjaan ini mencapai 54 ribu USD atau sekira Rp492 juta per tahun. Pekerjaan sebagai seorang antropolog diproyeksikan meningkat 28 persen di masa depan.

3. Ahli Kelautan
Sebagai seorang ahli kelautan, kamu akan memperoleh pendapatan per tahun sekira USD72.800 atau setara dengan Rp664 juta.

4. Manajer Ilmu Pengetahuan Alam
Pendapatan rata-rata bagi wanita yang ingin menekuni profesi ini adalah sekira USD116.020 yang setara dengan Rp1 miliar per tahunnya. Ke depan, pekerjaan ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 15 persen.

5. Pendeta
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, Shatkin menyebutkan, tingkat kenyamanan perempuan dalam bekerja diukur dari tingkat kontribusi pekerjaan untuk masyarakat. Maka tidak heran ketika hasil survei menunjukkan, yang dapat membantu menjelaskan mengapa perempuan senang bekerja sebagai rohaniwan. Untuk pendapatan per tahun seorang pendeta bisa mencapai USD43.970 atau sekira Rp400 juta.

6. Petugas Survei
Menekuni pekerjaan sebagai petugas survei, kamu bisa memperoleh gaji rata-rata per tahun sebesar USD54.880 atau senilai dengan Rp500 juta.

7. CEO
Menurut penelitian yang dilakukannya, profesi sebagai CEO menempati posisi ketujuh dalam 10 pekerjaan terbaik bagi seorang perempuan. Penelitian tersebut menunjukkan, perempuan pun menyukai otonomi yang diberikan kepada mereka saat menjadi bos.

CEO memiliki tingkat kepuasan tinggi di kalangan perempuan dan gaji rata-rata per tahun dengan besaran yang luar biasa, yakni USD165 ribu atau senilai Rp1,5 miliar. Profesi ini juga berada pada daftar tahunan ForbesWoman tentang pekerjaan dengan gaji terbaik bagi perempuan.

8. Geoscientist
Pekerjaan sebagai geoscientist memperoleh pendapatan sebesar USD82.500 atau senilai Rp752 juta per tahun.

9. Profesional Medis (Dokter Umum, Dokter Spesialis, dan Psikolog)
Pendapatan tahunan bagi para profesional medis berkisar dari USD95 ribu (Rp866 juta) hingga USD166 ribu (Rp1 miliar), tergantung pada spesialisasi dokter tersebut. Diproyeksikan, pekerjaan ini akan tumbuh sebesar 9-22 persen dalam beberapa tahun ke depan.

10. Teknisi Pesawat
Berprofesi sebagai teknisi pesawat akan mendapatkan penghasilan rata-rata per tahun sebesar USD97.500 atau sekira Rp889 juta.(okezone.com)
Read more...

Labels

 
KUMPULAN BERITA © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here