Advertise

 
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Maret 2012

5 Pertimbangan Sebelum Membeli Flashdisk

0 komentar
Perangkat USB Flashdisk (UFD) merupakan perangkat penyimpanan data yang sangat populer. Dari waktu ke waktu, sudah semakin banyak bermunculan bermacam-macam USB Flashdisk.

Para pengguna USB Flashdisk dihadapkan dengan pilihan yang beragam mulai dari kapasitas, bentuk, harga dan kemampuan yang bervariasi.

Tak bisa dipungkiri, dengan pilihan yang semakin banyak ini para pengguna USB Flashdisk pun menjadi kebingungan untuk menjatuhkan pilihan yang tepat.

Berikut adalah lima hal yang perlu dipertimbangkan, ketika sedang memilih USB Flashdisk.

1. Casing

Casing menjadi salah satu elemen yang harus diperhatikan dalam memilih Flashdisk. Bukan hanya warna dan bentuk yang menarik, tetapi Anda harus memperhatikan kekuatan casing.

Casing Flashdisk yang bagus adalah casing yang akan kuat melekat melindungi bagian dalam Flashdisk. Casing Flashdisk harus benar-benar kuat terutama karena dalam penggunaannya akan berulangkali harus ditancapkan dan dicabut.

Selain kekuatan casing, ukuran casing juga harus diperhatikan. Jangan sampai ukuran casing yang terlampau besar jadi menghalangi port USB yang bersebelahan sehingga tidak bisa digunakan. Flashdisk yang ramping lebih mudah dibawa dan mudah pula ditancapkan pada port USB yang berdampingan.

Masih berkaitan dengan casing, bagian penting pada casing yang perlu Anda perhatikan adalah penutup Flashdisk. Sebaiknya pilihlah tutup yang menyambung pada badan Flashdisk.

Sebab bagian tutup mudah longgar karena sering dibuka dan ditutup sehingga sering terjadi, tutup Flashdisk akan hilang karena sudah lama dipakai. Bila tutup hilang, maka Flashdisk rentan mengalami kerusakan karena benda-benda asing yang masuk ke mulut Flashdisk.

2. Kapasitas Penyimpanan

Kini kapasitas Flashdisk semakin beragam tersedia di pasaran. Kapasitas yang terlampau kecil semakin sulit ditemukan, sedangkan kapasitas yang semakin besar terus bermunculan.

Selain itu, harga Flashdisk pun semakin terjangkau. Nah, kapasitas Flashdisk yang mesti Anda pilih bergantung pada tujuan penggunaannya dan juga kemampuan daya beli Anda.

Sebagai gambaran, untuk keperluan transfer dokumen dibutuhkan kapasitas 1-2 GB, untuk keperluan transfer foto dan musik diperlukan kapasitas 2-6 GB, untuk transfer file film dibutuhkan 4-12 GB, lalu untuk menjalankan program-program portabel diperlukan kapasitas 1-2 GB, untuk menjaga keamanan USB flash drive Anda diperlukan ruang sebesar 1-2 GB.

3. Kecepatan Transfer Data
Kecepatan transfer data adalah kecepatan yang dimiliki Flashdisk untuk membaca data dan menyimpan data. Kecepatan membaca data biasanya lebih tinggi daripada kecepatan menyimpan.

Kecepatan membaca tertinggi pada Flashdisk mencapai 34 Mbyte/s (272 Mbit/s), sedangkan untuk kecepatan penyimpanan maksimal mencapai 28 Mbyte/s (224 Mbit/s).

Sementara itu kecepatan transfer data dari USB 2.0 berkisar antara 14 Mb/s hingga 24 Mb/s. Tetapi kecepatan tersebut nantinya akan menurun jika menggunakan kabel USB atau USB hub.

4. Fitur Keamanan
Pada umumnya Flashdisk memiliki fitur menyimpan dan menampilkan data saja. Untuk Flashdisk yang memiliki fitur dasar seperti ini, para penggunanya harus melakukan modifikasi dengan menambahkan beberapa software agar Flashdisk memiliki fitur tambahan.

Misalnya saja penambahan software keamanan untuk menambahkan fitur pengaman data pada Flashdisk.

Nah, bila Anda tidak ingin repot soal keamanan data di dalam Flashdisk, Anda bisa memilih Flashdisk yang sudah dilengkapi dengan fitur keamanan.

Bahkan, saat ini telah tersedia Flashdisk dengan sistem fingerprint yang mampu memberikan keamanan tingkat tinggi terhadap data yang tersimpan.

Untuk mengakses data di dalam Flashdisk dengan sistem fingerprint ini diperlukan sidik jari. Sensor yang unik membuat hanya satu orang saja yang dapat mengakses sistem keamanan ini.

5. USB Flashdisk untuk pelancong

Bagi Anda yang memiliki keharusan untuk melakukan traveling dengan membawa data penting dan menghadapi banyak resiko dalam perjalanan, maka sebaiknya pilihlah Flashdisk yang secara khusus dirancang untuk keadaan seperti ini.

Flashdisk jenis ini memiliki desain yang kuat dan kokoh. Desain ini dibuat untuk menghadapi kondisi ekstrim seperti temperatur panas yang tinggi, gesekan yang berlebihan atau tingkat kelembaban yang tinggi.

Tipe ini dibuat dengan casing dari karet atau metal serta memiliki ketahanan terhadap air.

Sumber :
Read more...
Minggu, 18 Maret 2012

Memilih Laptop Sesuai Kebutuhan

0 komentar
Gaya hidup mobile menuntut kita harus bisa menyelesaikan pekerjaan kapan saja dan di mana saja. Salah satu sarana yang harus dimiliki adalah komputer jinjing alias laptop. Nah, tahun 2012 ini akan banyak produsen laptop yang mengeluarkan model terbarunya. Sebagai konsumen, Anda harus bersikap smart . Pilih laptop atau notebook sesuai kebutuhan!

Siswa/Mahasiswa
Kebutuhannya lebih banyak untuk menulis dan akses internet. Kecuali untuk mahasiswa jurusan tertentu, misalnya mahasiswa Jurusan Desain atau Fotografi. Mereka tentu memerlukan spesifikasi laptop yang lebih untuk menunjang tugas-tugas mereka. Namun, untuk mahasiswa pada umumnya, bisa memilih laptop  dengan ukuran layar 10 inci ke bawah.
Dengan perangkat mungil ini, mereka tak repot jika harus membawanya ke mana-mana. Laptop kecil dan tipis pas dimasukkan ke dalambackpack bercampur dengan buku-buku serta peralatan kuliah lainnya. Jika hanya sekadar bikin makalah dan berlancar di internet, jenis netbook yang harga dan spesifikasinya rendah bisa jadi pilihan.
Banyak jenis netbook yang kini beredar di pasaran dengan harga di kisaran Rp 3 jutaan yang sudah dilengkapi koneksi WiFi.
Alternatif lain, jika perangkat itu untuk “bekerja lebih keras” termasuk menonton film atau mengolah gambar, tentu Anda harus memilihnotebook  yang spesifikasinya lebih tinggi. Bahkan beberapa mahasasiswa semacam ini akan memilih MacBook sebagai penunjang untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.

Pebisnis/Karyawan
Mereka butuh perangkat yang andal, kokoh, dan sistem yang kuat untuk melindungi data-data penting. Sebab, para pebisnis dan karyawan kerap berada di luar ruang, sehingga perangkat ini tentu sebagai sarana penyimpan data-data penting untuk kepentingan bisnis. Perangkat mereka juga memungkinkan untuik mengakses data ke server perusahaan agar tetap bisa memantau data secara realtime .
Lenovo ThinkPad dan Dell Latitude kerap jadi pilihan bagai para pebisnis. ThinkPad sendiri punya beberapa seri. Dari yang berlayar 11 inci hingga 15 inci. Bahkan ada juga seri X-Tablet yang layarnya bisa diputar 360 derajat. Sementara Dell Latitude yang diperuntukkan bagi para pebisnis juga banyak pilihan. Anda tinggal memilih kriteria, skala bisnis, bobot, ukuran layar, sampai harganya. 
Jika Anda juga ingin gaya, notebook Samsung 9 series bisa jadi pilihan.Notebook berlayar 13,3 inci ini modelnya sangat cantik, tipis dan tentu bobotnya sangat ringan (1,3 kg). Namun, jangan tanya soal kemampuan. Dengan prosesor keluaran baru dari Intel SandyBridge Core i5 2537M, memori 4GB dan hardisk 128GB, ditengarai aman terhadap goncangan.
Read more...
Sabtu, 17 Maret 2012

Lama di Antariksa Munculkan Gangguan Mata dan Otak

0 komentar
Waktu lama di antariksa mungkin mengakibatkan gangguan mata dan otak seperti gejala yang dapat muncul akibat tekanan darah tinggi di kepala dengan sebab yang tak diketahui.

Itu adalah kondisi serius saat tekanan meningkat di dalam tengkorak kepala. Demikian satu studi yang disiarkan di jurnal Radiologi edisi daring, Selasa (13/3).

Satu tim peneliti melakukan pencitraan resonansi magnetik (MTI) dan menganalisis data dari 27 astronaut. Masing-masing dari mereka terpajan pada mikrogavitasi atau gravitasi nol selama 180 hari sewaktu menjalani misi ulang-alik antariksa dan atau di Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Delapan dari ke-27 astronaut tersebut menjalani pemeriksaan MRI kedua setelah misi antariksa kedua mereka yang berlangsung rata-rata 39 hari.

"Temuan MRI itu mengungkapkan beragam kombinasi gangguan setelah akumulasi pajanan jangka panjang dan pendek terhadap mikrogravitasi yang juga terlihat pada idiopathic intracranial hypertension," kata profesor di University of Texas Medical School di Houston, Larry Kramer di dalam satu pernyataan.

Jenis gangguan serupa ditemukan pada beberapa kasus tekanan darah tinggi di kepala, tempat tak ada penyebab yang dapat ditemukan dalam peningkatan tekanan darah di sekitar otak.

Tekanan tersebut mengakibatkan pembengkakan persimpangan antara syaraf mata dan bola mata sehingga bisa mengakibatkan gangguan pandangan.

Terhentinya pertumbuhan otot dan hilangnya mineral tulang adalah sebagian dampak yang diketahui mengenai gravitasi nol pada astronaut. (Ant/OL-5)
Read more...
Jumat, 16 Desember 2011

IOS lebih aman dari ANDROID

0 komentar
Setelah berhasil mengatasi malware "DroidDream" yang sangat meresahkan pada bulan maret lalu, ternyata android masih tetap menjadi target serangan malware berbahaya lainnya. McAfee melaporkan jumlah malware yang menginfeksi perangkat Android selama kuartal ketiga tumbuh hampir 37 persen dari kuartal kedua.

Beberapa aplikasi berbahaya yang di temukan oleh MacAfee pada Android diantaranya adalah: malware yang disebut GPS Spy, atau TapSnake, malware ini menggunakan perangkat GPS untuk mengirim lokasi seseorang kepada pihak ketiga. Sebagai contoh lain, pembuat malware dapat mengeksploitasi kelemahan sistem operasi ponsel untuk mengontrol perangkat kamera atau mikrofon untuk memata-matai pengguna. McAfee juga telah mendeteksi Trojan yang mampu merekam percakapan telepon dan mengirim rekaman kepada pihak ketiga.

IOS dan Android sama-sama merupakan Sistem yang berbasis Open source, keadaan ini di nilai rentan terhadap masuknya serangan malware ke sistem dan keterlambatan penanganan.

Salah satu alasan IOS lebih aman dari Android adalah karena Apple membatasi pengguna untuk men-download aplikasi. Pemilik perangkat IOS hanya dapat men-download aplikasi melalui App Store milik Apple atau melalui Manajemen Mobile Device yang melakukan kontrol atas perangkat Apple dalam organisasi mereka. Tetapi bahkan Mobile Device Manajemen memerlukan persetujuan dari Apple atas kontrol yang di lakukannya.

Sedangkan Android lebih terbuka dalam hal pendistribusian perangkat lunak. Keterbukaan ini beresiko terhadap intervensi dari pihak ke tiga. Meskipun Google melakukan kontrol terhadap Pasar Android, tapi pengguna tetap bisa men-download aplikasi Android dari situs pihak ketiga dengan mudah, yang mungkin tidak memiliki sistem keamanan yang baik di perangkat pengguna. Selanjutnya, karena Android adalah sistem operasi yang lebih terfragmentasi, maka bisa saja melibatkan banyak programmer yang sering melakukan modifikasi terkait dengan fitur-fitur keamanan.  Padahal pendekatan seperti ini memerlukan update pada sistem operasi dan waktu untuk menjangkau pengguna Android.

Dalam laporannya, McAfee melihat pendekatan yang berbeda antara Apple dan Google dalam memerangi malware. Pendekatan Apple dinilai lebih proaktif dan terfokus pada pencegahan. sedangkan Google tampaknya lebih terdorong pada penciptaan aplikasi untuk menangani masalah-masalah yang terjadi. Dengan cara reaktif Google ini,  mungkin merupakan langkah yang masuk akal untuk menghasilkan berbagai aplikasi dalam jumlah yang besar, tetapi dari perspektif keamanan justru menciptakan lingkungan  yang nyaman bagi geng-geng  malware untuk melancarkan aksinya.

Keadaan ini kiranya dapat menjadi motivasi positif bagi para pengembang untuk semakin meningkatkan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam mengembangkan sistem operasinya. Sedangkan bagi para pengguna sebaiknya tetap waspada dalam memanfaatkan tawaran dari berbagai layanan online yang tersedia, mungkin bisa juga membatasi penggunaan layanan hanya dari situs resmi dan terpercaya.

Sumber : beritanet.com
Read more...

Keamanan Web Browser Google Chrome

0 komentar
Sejak diluncurkan tiga tahun yang lalu, google chrome sebagai salah satu layanan web browser telah menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Kenyamanan, kestabilan dan keamanan telah menjadi faktor penting yang membuat browser ini menjadi salah satu pesaing yang mendapat tempat pada tiga urutan tertinggi untuk browser yang paling banyak digunakan, selain Internet Explorer dan Mozilla Firefox.

Walaupun terbilang muda, namun Google chrome kelihatannya sangat serius dalam menjaga dan meningkatkan keamanan sistemnya. Chrome juga selalu memberikan penghargaan kepada para peneliti yang menemukan kelemahan-kelemahan pada browsernya untuk selanjutnya terus di perbaiki dan di sempurnakan.

Baru-baru ini seorang peneliti keamanan sistem Kristen Holler menemukan cacat/kelemahan Out-of-bounds Writing  pada Chrome v8 JavaScript Engine, yang berarti bahwa sistem dapat melakukan proses penulisan pada tempat dimana seharusnya dipakai untuk menulis. Hal ini bisa saja dimanfaatkan oleh penyerang untuk mengeksekusi kode/program secara ilegal.

Oleh penemuannya ini Kristen Holler mendapatkan penghargaan dari Google sebesar $ 1000. Kelemahan inipun langsung di tindaklanjuti dengan perbaikan yang kemudian di luncurkan dalam v8 JavaScript Engine versi 3.5.10.24.

Jika pada versi Chrome Stable 15.0.874.120 yang di rilis pada 10 November lalu, google memperbaiki tujuh kelemahan pada sistem, maka kini Google telah merilis juga Chrome Stable versi 15.0.874.121 untuk platform Windows, Mac dan Linux. Update ini adalah perbaikan dari versi sebelumnya yaitu kelemahan diidentifikasi sebagai CVE-2011-3900 dan termasuk cacat yang berdampak tinggi terhadap aktivitas yang tidak sah. Bukan hal yang biasa terjadi pada layanan browser yang langsung mengeluarkan versi terbaru hanya dengan memperbaiki kerentanan pada JavaScript Tunggal, tapi google terbukti sangat aktif memperhatikan dan memberi respon positif terhadap kelemahan pada browsernya.

Sumber : beritanet.com
Read more...

Labels

 
KUMPULAN BERITA © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here